Untuk siapa pun yang berjualan dengan sistem pre-order
Satu PO biasanya berarti puluhan chat WA, catatan tercecer di Notes/Spreadsheet, dan daftar pelanggan yang tak pernah sempat dikumpulkan. Dengan OpenPO, pesanan masuk sendiri lewat satu link, bukti bayar diunggah pembeli di pesanannya, daftar pelanggan tersusun sendiri, dan pembeli otomatis dikabari lewat email tiap statusnya berubah — jadi tak ada lagi “kak, pesanan saya gimana?”
Apa itu open PO Anda membuka pesanan untuk satu periode, menyiapkan barangnya setelah pesanan terkumpul, lalu menyerahkannya di hari yang sudah dijanjikan — diambil sendiri ke tempat Anda, diantar, atau janjian COD. Anda hanya membuat sebanyak yang benar-benar dipesan, jadi tidak ada stok mengendap dan tidak ada modal tertahan. Repotnya cuma satu: mengurus daftarnya. Bagian itulah yang dikerjakan OpenPO.
Bisa dipakai untuk
Satu PO, dari buka sampai selesai
Lima titik. Warnanya menandakan siapa yang bergerak, supaya jelas bagian mana yang tetap jadi urusan Anda dan bagian mana yang tidak lagi.
Senin 08.00
Anda yang bergerak
Tulis apa yang dijual, pilihan variannya, harga, dan berapa banyak yang sanggup Anda siapkan. Tentukan kapan pesanan ditutup, cara bayar yang Anda terima, dan cara barang sampai ke pembeli.
Senin–Rabu
Pembeli yang bergerak
Anda cukup membagikan satu link: di bio Instagram, di grup WhatsApp, di mana saja. Pembeli memilih sendiri, mengisi datanya sendiri, dan tidak perlu membuat akun. Kuota berkurang otomatis setiap ada yang memesan.
Rabu 22.00
OpenPO yang bergerak
Anda tidak perlu mengingat jamnya. Setelah tertutup, rekap per varian sudah siap dibaca: persis berapa banyak yang harus dibeli, dibuat, atau dipesan ke pemasok.
Kamis
Anda yang bergerak
Bukti transfer masuk ke halaman pesanannya masing-masing, jadi tidak tercecer di chat. Anda tinggal melihat dan menyetujui. Transfer manual dan QRIS milik Anda sendiri tetap dicek begini; yang lunas sendiri tanpa Anda cek hanya Flash QRIS dan Midtrans.
Sabtu
OpenPO yang bergerak
Setiap kali status berubah, pembeli menerima emailnya sendiri. Isinya mengikuti cara yang ia pilih: yang mengambil sendiri diberi alamat dan tanggal ambil, yang dikirim diberi nomor resi bila ada. Setiap pesanan juga punya link tracking sendiri yang menampilkan status terbarunya, jadi tidak ada lagi chat “sudah bisa diambil belum ya?”.
Yang berubah
Form + spreadsheet + WhatsApp
Dengan OpenPO
Yang ikut di dalam
Semuanya aktif sejak hari pertama. Tidak ada paket, tidak ada fitur yang dikunci.
Cocok untuk siapa
Buka saat sempat
Kue lebaran, frozen food, sambal botolan, kerajinan tangan. Buka PO saat ada waktu, tutup begitu kuota penuh. Tidak ada jadwal yang harus dikejar dan tidak ada target yang harus dipenuhi.
Berulang tiap periode
Kopi roasting, apparel, skincare lokal, produk cetak. Pelanggan yang kembali dan laporan yang perlu rapi.
Mengumpulkan banyak orang
Oleh-oleh luar kota, jastip, merchandise angkatan. Satu link menggantikan daftar panjang di grup chat.
Angka hari ini
OpenPO masih beta. Ini jumlah sebenarnya per hari ini, dibaca langsung dari basis data, bukan angka contoh.
7
Penjual aktif
37
Total PO
5
PO buka sekarang
1.208
Pesanan tercatat
5.253
Item terjual
605
Pembeli
Mulai PO pertama
Cukup email dan password. Satu email verifikasi, lalu link Anda siap menerima pesanan dalam beberapa menit.